Movie Review : Total Recall

Atas permintaan Istri untuk terus menulis, maka diputuskan untuk coba me-review tentang film yang baru saja kami tonton, Total Recall. Tapi ini versi penikmat film awam saja lho ya. 😀

Collin Farell, Kate Beckinsale & Jessica Biel jadi aktor utama di film ini. Sepertinya, membawa unsur politik ke dalam sebuah film menjadi semakin marak akhir-akhir ini. Contoh yg masih hangat adalah Trilogy nya Batman, The Dark Knight Rises. Di film ini,  mengangkat tentang krisis identitas yang akan terjadi puluhan tahun kedepan dimana hanya akan tersisa dua tempat di dunia yang masih bisa ditempati. Muatan politisnya terlihat ketika dua tempat yang dipilih adalah Britania & Australia. Disini Britania digambarkan sebagai tempatnya kaum2 terpelajar kelas atas dengan ciri khas kejahatan2 terselubung & korupsi. Sedangkan Australia digambarkan sebagai tempat para kaum koloni/pemberontak yang hidup seadanya. Persis seperti sejarah, dimana Australia memang benua untuk orang2 terbuang, yg memberontak, yg ingin hidup bebas jauh dari kekangan kekuasaan kerajaan Britania Raya.

Colin Farrell sebagai Douglas Quaid baru, buruh pabrik robot humanoid yang sering bermimpi aneh. Quaid lalu memutuskan untuk pergi ke Rekall, layanan berbayar untuk sebuah perjalanan virtual imajinasi untuk menghilangkan mimpi buruknya. Namun yang terjadi berikutnya adalah sebuah bencana, Quaid dikejar-kejar polisi UFB tanpa tahu kenapa, bahkan istirnya sendiri, Lori (Kate Beckinsale) tiba-tiba ingin membunuhnya.

Yang menarik & mendebarkan adalah rentetatan momen-momen penuh aksi mendebarkan nyaris tanpa henti yang diisi banyak dengan adegan kejar-kejaran, adu tembak dan permainan kucing-tikus bertempo cepat serta penggunaan teknologi2, robot & kendaraan masa depan yang sangat khas untuk tipe2 film seperti ini. Special effects nya juga keren & sukses bikin gw sama istri deg2an pas nonton. 😀

Yang agak minus adalah jalan ceritanya agak kurang kuat, karena hanya menceritakan proses Douglas Quid dalam mengingat ingatannya & penampilan yang minim dari para pemimpinnya. Matthias yang notabene pemimpin pemberontak cuma tampil beberapa menit terus mati ditembak dengan mudahnya sama Cohigeen. Lalu sosok wanita pendambing Quaid yang diperankan oleh Jessica Biel juga gak keliatan jago, buktinya kalah mulu saat duel sama Lori, hahaha…Emang penampilan Kate Beckinsale di film ini sangat prima, dan dapat scene lebih banyak dibanding Jessica Biel (mungkin karena sutradaranya adalah suaminya sendiri :D). Bisa di bilang gw penganggum akting nya Kate mulai dari Pearl Harbour, Serendipity, The Aviator & Underworld. Aktris Inggris memang selalu menarik. 😀

Di film ini juga diselipkan beberapa scene humor yang lumayan lucu, mulai dari PSK masa depan yang berpayudara tiga, sampe pasukan khusus masa depan yang tetep harus pake jas hujan saat kehujanan (WTF….!!!).

Terbitnya matahari di akhir cerita setelah sekian lama hujan juga menunjukan keyakinan bahwa pepatah “Habis gelap, terbitlah terang” memang harus selalu dipegang oleh siapapun yang berniat memerangi kejahatan. 🙂

Kira-kira begitulah review film yang gw tulis pertama kali ini. Sebuah hiburan menyenangkan yang dipenuhi oleh aksi hingar bingar spesial efek memanjakan mata dan adegan-adegan aksi pemompa adrenalin nyaris tanpa henti. Total Recall sangat direkomendasikan dalam membantu menunggu waktu berbuka puasa.

😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s