The Wedding (Preparation) – part.1

Tulisan ini adalah pelunasan atas janji yang tertunda sampai 6 bulan karena keasyikan kelonan 😛 . Semoga bisa memberikan gambaran & pembelajaran untuk kalian yang ingin atau sedang mempersiapkan penyelenggarakan pesta pernikahan.

Okee, ga perlu panjang-panjang untuk mukadimah nya :D, langsung masuk ke pokok bahasan yaa.. #siapinCemilan

1. Siapkan tanggal (tentative).

Hal ini jadi hal yang lumayan akan bikin ribet dalam hal persiapan pernikahan, apalagi untuk CP (Calon Pengantin) yang berlatar-belakang Jawa. Karena biasanya hal ini diserahkan kepada mereka2 yg di-Tuakan atau sudah khatam Primbon Jawa :D, dan biasanya keputusan ini susah untuk digugat, coba bayangin kalau kita di kasih tanggal nikah di weekday. Sarannya, silahkan mulai membicarakan hal ini jauh-jauh hari (minimal 1 tahun sebelum), jadi kalian sudah punya patokan kira2 kalau mau merit nanti akan jatuh di bulan apa. Hal ini penting juga sebagai time frame kalian dalam menyiapkan acaranya. Jangan sampai hal ini baru dibicarakan pada saat acara pertemuan dua keluarga. #mulaiSeduhKopi

2. Survei Venue (Gedung atau Rumah).

Setelah dapet (gambaran) tanggal, mulai deh survei venue untuk tempat resepsi. Karena sudah jadi budaya di kita kalau menyelenggarakan resepsi itu di gedung, maka biasanya gedung2 favorit tuh sudah full booked bahkan sampai 1 tahun kedepan. *kalah inden mobil*

Yang harus di perhatikan saat memilih gedung adalah, pertama, a/n keadilan coba cari gedung yang jarak lokasinya di tengah2 antara rumah masing2 CP, misal rumah CPP di Bekasi & CPW di Ciputat maka posisi tengah mungkin di sekitar Cawang :D. Tips ini tidak berlaku untuk yg pasangan yg beda pulau ya atau pekgo (pek tonggo) alias kalian tetanggaan :p. #eeaaakkk

Ke-dua, cek ketersediaan tanggal kosong sesuai dengan gambaran tanggal pernikahan yg sudah kalian punya sesuai point 1 di atas. Jangan sampai hal ini mengabaikan point 1 ya, walau kita meyakini bahwa semua tanggal adalah baik, toh ga ada salahnya kita menghargai arahan mereka para orang tua kita. Betul tidak? #ter-AAGym

Ke-tiga, cek kondisi traffic di sekitar lokasi atau kalau perlu dari rumah kita sampai ke gedung, dengan kondisi hari & jam yang sama ya. Jangan sampai hal ini menghambat para tamu undangan yg mau dateng atau malah keluarga sendiri karena kejebak macet di tengah jalan. Ini akan berpengaruh pada keberlangsungan acara nantinya lho.

Ke-empat, cek rekanan catering dari gedung itu. Setiap gedung biasanya sudah punya rekanan catering masing2. Ada ga tuh catering inceran kita di rekanan mereka, kalau ga ada coba pelajari catering2 yg jadi rekanannya. Karena kalau kita pakai catering yg bukan rekanan gedung, akan ada charges tambahan yg cukup lumayan.

Terakhir, cek kapasitas & fasilitas gedung. Jangan sampai gedungnya kekecilan, ga seimbang sama undangan yang akan kita sebar. Imbasnya nanti di dalam akan terlalu crowded & suasana jadi sumuk alias gerah. Untuk fasilitas disini adalah fasilitas umum ya, seperti tata cahaya, pendingin ruangan, toilet, ruang rias keluarga, tempat ibadah, keamanan, sampe ke lokasi dapur yg akan digunakan catering sebagai “dapur umum” mereka. Ga lucu kan pada saat acara ternyata lampunya redup, AC nya ga dingin, toiletnya kotor & bau, ruang rias keluarga yg ga proper, ga ada tempat ibadah buat keluarga, ada keluarga / tamu yg kehilangan kendaraan di TKP, bahkan dapur yg kotor pun akan sangat merusak pemandangan lhoo…

Untuk mempelajari langsung, disarankan untuk datang pada saat ada resepsi di gedung itu sesuai dengan tipikal hari & waktu acara kita nantinya. Survei ini bisa disamakan waktunya dengan proses test food catering rekanan gedung itu juga, jadi sekali dayung 4 pulau terlampaui :D. Make sure kalian pakai pakaian yg cukup proper ya pas survei, ga lucu kan kalau kalian ngecek gedung pake celana pendek & kaos oblong :D.

Untuk resepsi yang di adain di rumah, hal utama yang perlu di lakukan mungkin mempercantik tampilan rumah, ya itung2 renovasi kecil2an juga kan :D. Hal yang harus diperhatikan juga adalah, jangan lupa izin sama RT/RW setempat, pikirkan mengenai lokasi parkir kendaraan tamu & keamanan. Jangan sampai tetangga kita terganggu / terhalang aktivitasnya karena acara kita. Junjung tinggi terus kerukunan bertetangga 🙂

Untuk lanjutannya, silahkan ke next post yaaa 🙂 #masakIndomieDulu

Tanggal pernikahan penulis : Minggu Malam, 06 Mei 2012 (19.00-21.00 WIB)

Venue pernikahan : Aula Sudirman, MAKODAM JAYA (Cawang – JakTim)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s