The Wedding (Preparation) – Part.2

Di part 2 ini akan coba di infokan beberapa hal tambahan…mariii #siapinCemilanLagi

3. Memilih catering.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, usahakan menggunakan Catering yang merupakan rekanan pihak gedung untuk meminimalisir biaya2 tambahan yang akan timbul. Biasanya di kantor pengelola gedung, sudah tersedia Brosur2 dari rekanan cateringnya, ambil sebanyak mungkin, kalau bisa semuanya dehh πŸ˜€

Langkah berikutnya, coba minta tanggapan dari pengelola gedung, yg biasa dipercaya bikin acara disini catering yang mana, walaupun subjektif tapi bisa sebagai bahan masukan. Kalau sudah biasa, maka mereka sudah hafal trik-trik permainan di gedung itu. Untuk membandingkan soal harga, dll, sebaiknya langsung menghubungi catering ybs.

Lalu mulai survei tentang kapabilitas catering2 tsb via internet, mulai dari forum2 pernikahan, atau langsung minta bantuan om google. Yang baik dalam hal pemasaran online (web bagus, menarik, dll) belum tentu kualitasnya bagus, tapi review2 dari pengguna lah yg paling pas menurut gw (walau ga nutup kemungkinan yg nulisnya orang2 catering itu sendiri). Setelah tau harga, kapabilitas via dunia maya dan info2 dari temen/masukan dari keluarga, maka kalian sudah mulai bisa sortir mana yg masuk daftar test food, mana yg langsung masuk tempat sampah. Saran gw, sortir maksimal 3 catering saja, karena kalau kebanyakan jg malah bikin pusing :D.

Masuk ke sesi test food, silahkan buat janji dengan pihak catering kapan bisa TF. Make sure kalian ditangani hanya oleh 1 orang sales dari catering itu saja, jadi dia deh tuh yg kalian pegang dari awal sampe akhir. Untuk tempat TF, jangan mau kalau disuruh datang ke tempat catering nya, tapi minta di undang ke tempat resepsi dimana mereka jadi penyedia cateringnya, ini akan membuat apa yg disajikan ke kita lebih objektif. Dan catering yg bagus pasti akan menyediakan tempat khusus (biasanya di sisi gedung) untuk TF, bukan kita disuruh berkeliaran sendiri di tempat resepsi. Biasanya pada saat TF ini bukan cuma kita doank, bisa ada 3-4 CP yg datang untuk TF juga. Oiya, makanan yg disajikan pun harus sama dengan apa yg disajikan di resepsi tsb, dan kalian jangan malu2 untuk nyobain semua makanannya (sedikit2 aja biar ga kekenyangan), disini penting juga untuk bawa orang tua biar mereka bisa kasih pendapat karena tamu yg datang bukan temen2 kita doank kan :). Kalau kalian tidak diperlakukan seperti layaknya customer, maka lupakan lah walaupun harganya murah, makanannya enak, dll.

Hal lain yang perlu di perhatikan, catering sekarang biasanya juga menawarkan paket lengkap pernikahan sekalian untuk dekorasi, rias, hiburan, acara akad nikah, dll. Jadi mereka yg urus semua jadi satu dengan cateringnya. The tricky part is, make sure ini hanya satu pintu saja ya, I mean si pihak catering tidak men-subcontract kan lagi ke pihak ketiga. Resikonya apa? Jika pas pelaksanaan ada masalah di salah satu sisi entah itu dekorasi, hiburan, atau rias maka kita ga bisa complain ke pihak catering karena mereka juga pokonya tau beres aja dari rekan kerjanya itu, jadi kita maju langsung ke pihak penyebab masalah. Memang untuk rias sepertinya mereka berdiri sendiri (belum ada yg jadi satu bersama pihak catering), jadi kita masih harus nyusoh dateng ke tempat rias nya untuk pilih busana pengantin, keluarga, dll yg berhubungan dengan rias & busana deh…

Jika kalian sudah ngerasa cocok dengan servicenya, makanannya & harganya, ini saat nya untuk menego harga & menanyakan soal bonus apa saja yang bisa di dapatkan. Untuk hal ini, serahkanlah kepada orang tua kalian yg biasanya lebih gape untuk hal2 beginian πŸ˜€

Oiya, sedikit saran yg walau subjektif tapi semoga bisa jadi bahan masukan. Untuk menentukan jumlah porsi makanan, silahkan dikalikan 1 1/2 dari total undangan yg kalian sebar+keluarga ya. Contohnya, kalau kalian sebar 500 undangan+ keluarga (sekitar 100 orang), maka kalian cukup ambil paket untuk 900 porsi. Untuk gubukan usahakanlah se-variatif mungkin, dan jangan berusaha menambahkan apalagi menukar jumlah porsi makanan di gubukan dengan prasmanan, karena mau ditambah berapapun biasanya akan habis juga. Nah kalau gubukan habis & prasmanan nya sedikit maka kalain bakal “tutup warung” dalam waktu singkat :D.

4. Susun Kepanitiaan Acara.

Nah untuk kepanitiaan ini biasanya adalah hal yang paling ribet, karena biasanya akan banyak saudara yang coba ikut ngatur & memberikan masukan berdasarkan pengalaman mereka menikahkan anaknya, dll. Saran saya, pada saat pembentukan panitia, usahakan dirundingkan dengan sedikit mungkin orang, cukup kalian, orang tua & keluarga yg paling kalian anggep berwawasan (hati & Pikiran) luas. Kenapa begitu? Karena semakin banyak kepala, maka hanya akan memper-ruwet keadaan :D.

Begitu susunan sudah jadi, baru deh tuh disampaikan ke keluarga besar. Sampaikan dengan baik kepada mereka yg lebih tua saat kita butuh bantuannya untuk jadi panitia (among tamu, pembicara keluarga, dll). Kalian disini dituntut untuk bisa tegas, jika memang ada yg keberatan maka langsung cepat cari penggantinya. Kalian juga harus punya orang yg bertugas sebagai “spy”, baiknya ditugaskan ke orang yg memang capable & dapat di percaya (biasanya adik/kakak, atau teman dekat yg juga sudah dekat dengan keluarga), tugasnya hanya memantau bahwa susunan acara & kepanitiannya berjalan sebagaimana mestinya, jika terjadi apa2 maka dia akan info langsung ke kalian.

5. Siapkan Undangan, Souvenir, dan Seserahan.

Undangan, carilah desain & konsep semenarik mungkin. Lupakan undangan yg modelnya biasa2 saja karena biasanya hanya berujung sebagai alas obat nyamuk bakar :p. Sering2 “berkunjung” ke tempat2 percetakan undangan, sering2 browsing konsep undangan Internasional, dan kalau kalian sanggup silahkan desain sendiri undangannya kayak gue :p. Range harga undangan yang biasa2 aja sekitar 5 ribu rupiah, mid range mentok di harga 15 ribu. Itu dengan catatan kalian bikin minimal 500pcs & di tempat2 khusus cetak undangan ya. Tempat yg cukup baik untuk hunting di Jakarta adalah lantai basement Pasar Tebet Barat πŸ™‚

Undangan

Untuk Souvenir, silahkan buat yg berkesan & beda dengan yg biasanya. Untuk pusat souvenir di Jakarta ada di Pasar Mester Jatinegara, tapi kalau kalian mau kreatif maka Pasar Blok A Tanah Abang juga bisa jadi sumber bahan souvenir kita. Cerita tentang souvenir acara nikah gw yg berupa tas jinjing berbahan kain blacu #goGreenUnite, semuanya home made alias dikerjakan sendiri oleh kami. Mulai dari beli bahan, potong, sablon, jahit & packaging semua dilakukan secara gotong royong keluarga, dan setelah di itung2 harganya lebih murah 40% dari harga di pasaran.

Souvenir

Terakhir seserahan, hal yang satu ini sebaiknya di urus sendiri, mulai di cicil sedikit2. Jumlahnya biasanya ganjil mulai dari 5, 7, atau 9. Yang wajib adalah pihak CPP kepada CPW, tapi jika CPW ingin memberikan hantaran balik maka tidak apa2, jumlahnya juga ganjil & biasanya lebih sedikit (3, 5, atau 7). Yang biasanya jadi seserahan adalah Perlengkapan shalat, bed cover set, pakaian dalam, sepatu, tas, jam, parfum, kosmetik, peralatan mandi beserta handuk/kimono mandi, bisa juga diselipkan kebaya yang akan digunakan untuk akad nikah.

Oiya, untuk kebaya akad nikah disarankan bikin sendiri, jangan pinjam dari sanggar rias. Karena momen akad nikah adalah momen yg sakral buat kalian para CPW, setelah itu bisa disimpan untuk kenang2an atau mungkin bisa di pakai sama anak kalian nantinya kan πŸ™‚

Seserahan

Nah, untuk dekorasi box seserahan ini serahkanlah pada mereka yang ahli. Tempat terbaik untuk hal ini ada di emperan Stasiun Cikini, Jakarta Pusat. Kita tinggal bawa barang2 seserahannya, pilih box & konsep yang kita mau, tinggal, minggu depannya jadi deh. Biaya untuk rangkai box ini sekitar 30rb/box (exclude box), Untuk box nya sendiri biasanya sudah paket 4 box jadi 1, maksudnya 1 harga untuk 4 box itu. Ukurannya dari yg besar sampai yg kecil, harganya sekitar 90rb/4 box.

6. Siapkan Mas Kawin & Cincin Nikah.

Yang terakhir dari gue, siapkan cincin nikah & mas kawin yang akan jadi mahar pernikahan kalian. Untuk model Cincin nikah bisa pilih sesuai selera, mulai dari emas kuning / putih, pakai mata diamond asli atau hanya yg kw juga boleh. Biasanya untuk CPW pakai diamond asli, & yg CPP pakai yg kw atau malah ga usah pakai mata sekalian.

Untuk Mas Kawin sekarang beragam, bisa uang tunai yg dirangkai dalam frame yg jumlahnya menyesuaikan tanggal pernikahan, atau logam mulia pun boleh. Usahakan jangan menggunakan seperangkat alat shalat sebagai mas kawin. Selain terlalu umum, kabarnya mas kawin haruslah sesuatu yang berharga secara materi atau jika tidak ada maka penggalan ayat Al-Qur’an sudah lebih cukup.

Dimana tempat belanja hal ini di Jakarta? Untuk pasar-pasar emas yang punya harga cukup bersaing adalah Pasar Emas Cikini & Melawai. Kalau kalian punya budget lebih bisa ke toko2 emas yg di mall πŸ™‚

Mas Kawin
Cincin Kawin

Sekian info yang bisa di share, jika ada hal yang ingin di tanyakan silahkan mention di twitter atau leave comment ya. Semoga bermanfaat, selamat “bersenang-senang” πŸ˜€

Catering : Daffa Cattering (Jakarta Timur)

Tempat Undangan : CV. Sumber Rejeki (Pasar Tebet Barat)

Tempat Rangkai Seserahan : The Orange (Emperan Stasiun Cikini)

Tempat Cincin & Mas Kawin : Sebuah toko emas di Melawai (JakSel)

5 Comments Add yours

  1. Nietafrisha says:

    Terima kasih Mas Dewa atas informasinya, aku kasih komen sm tambahan dikit yaa..

    Memilih Catering

    Make sure setiap gubukan ada petugas catering yang melayani agar makanan yag disajikan masih tetap hangat. ini bs dilihat pas survey di gedung. Pernah dateng ke kondangan, di gubukannya ga ada petugas, dan makanannya pun dingin, gak enak! Ini jadi pelajaran kita utk memastikan bahwa harus ada yg stand by di gubuk.

    Lihat kebersihan ketika acara sedang berlangsung. Apakah petugas catering sigap membersihkan piring kotor yang bergeletakan?

    Catering yang oke, klo kita pesan 900 porsi, maka piringnya akan ada tepat 900, ga ada cerita mereka cm bawa 500 lalu cuci piring dibelakang. No way. Biasanya yang dapet tugas ngecek jumlah piring sebelum acara dimulai adalah kluarga kita, bisa tante, bude atau bisa juga tetangga dekat.

    Untuk rias dan seragam among tamu dll, kita memang harus repot sedikit dengan datang ke tempat rias, pinjem baju agar para orang tua, pakde/om pas ukurannya. Jangan sampai seragam mereka kekecilan/kegedean, karena kan kasian mereka jd ga nyaman. Kita minta tolong sm mereka, ga ada salahnya repot sedikit drpd mereka kecewa.

    Tambahan lagi, kalau akad nikah dihari yang sama dengan resepsi, sediakan makanan dan minuman untuk keluarga. Jangan lupa untuk minta tolong tante, adik atau kakak kita untuk memperhatikan/ngerumati keluarga sendiri / keluarga besan. Jangan sampe mereka merasa dicuekin/ga diurusin. Harus ada yg make sure apakah mereka sudah makan/belum, minumnya kurang/tidak. Jangan sampai mereka kelapaaran/kehausan hanya karena mereka ga tau mesti ngambil makanan/minuman dimana atau bahkan malah ga ada makanan sama sekali.

    Sekian tambahannya yaaaa, semoga bermanfaat… πŸ˜€

    1. julyandseptember says:

      Makasih lhoo mba Nita..you completed my life :*

  2. motauajadeh says:

    tukangpoto ama tukang pilem kebagian jatah survei dann review ny ga nih..?
    :p

  3. Lidwina says:

    halo mau tanya donk utk kotak logam mulia nya beli dimana yah? lagi nyari yg simpel gitu krn isinya kan cuman satu kecil gitu ya hehehe.. makasi

    1. dewajakiasta says:

      Oohh itu cuma frame foto aja kok, tinggal selipin logam mulianya di tengah2nya deh. Dan kemarin gak beli, hasil bongkar2 stok hadiah ulang tahun, hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s