Indonesia Bercerita – Part 1

Hari kemarin (28 November 2011) ada tiga hal menarik mengenai Indonesia. Yang pertama adalah soal permintaan maaf yg dilakukan oleh Politisi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana kepada keluarga besar Gus Dur. Lalu ada kemenangan Tim Nasional Sepakbola Indonesia atas Singapura pada perhelatan AFF Suzuki Cup 2012 di Malaysia. Lalu yg terakhir adalah munculnya si Raja Dangdut Rhoma Irama di acara Mata Najwa dalam tema “Mendadak Capres”. Saya coba memberi gambaran sedikit untuk ketiga hal ini. Walau semuanya pasti sudah dibahas di media social/media lain, tapi saya menyadari kalau socmed itu perputarannya cepat (hari ini ngetwitt, besok lupa), maka ditulis disini biar saya dan pemirsa ga lupa atas perjalanan cerita bangsa :).

1. Permintaan maaf Sutan Bhatoegana kepada keluarga Gus Dur.

Pertama2 saya gak akan tampilkan foto beliau karena hanya akan bikin blog ini makin sepi pegunjung :D. Jadi ceritanya, seminggu lalu Sutan Bhatoegana melemparkan statement bahwa Gus Dur itu diberhentikan sebagai Presiden RI karena dianggap terlibat kasus korupsi di Bulog (Buloggate) dan dana non-budgeter dari Brunei Darusallam (Bruneigate).

Hal ini memancing reaksi yg cukup keras dari berbagai pihak pembela Gus Dur. Mereka dan juga saya percaya kalau Gus Dur itu orang bersih, dan satu-satunya Bapak Bangsa yg ngayomi. For me, he is the best Indonesian President ever. Sehingga, untuk menyelamatkan karirnya, maka Sutan diwajibkan untuk datang meminta maaf kepada keluarga Gus Dur di Ciganjur. Dan akhirnya kemarin beliau datang ke Ciganjur ditemani oleh Ketua & Wakil Partai Demokrat.

Sebagai gambaran lain masalah ini, saya tuliskan informasi dari TL seorang pengacara muda yg terkenal kredibilitasnya dalam pembelaan hukum masyarakat. Berikut hasil rangkuman kultwitt dari Taufik Basari (@taufikbasari).

  •  Gus Dur dijatuhkan bukan karena kasus Buloggate dan Bruneigate, tapi murni soal politik.
  • Masa kepemimpinan Gus Dur memang dipenuhi keputusan2 kontroversial yg mengganggu kepentingan beberapa pihak status quo.
  • Gus Dur menyebarkan Pluralisme dan membela hak2 kelompok yg terpinggirkan, jd ada pihak dominan yg terganggu kepentingannya.
  • Gus Dur mendukung penuntasan pelanggaran HAM Timor-timor, mencopot Wiranto sebagai Menkopolkam. Militer tidak senang & marah.
  • Gus Dur berseteru dengan DPR, mengatakan DPR sebperti taman kanak2. Disinilah dimulai penggembosan politik.
  • Gus Dur mengganti nama Irian Jaya dengan Papua dan mengijinkan bendera bintang kejora sebagai simbol rakyat Papua. Tentara & ultra nasionalis berang.
  • Gus Dur mengganti Kapolri Bimantoro dengan Chaeruddin tanpa persetujuan DPR. Bimantoro tak mau serahkan tongkat komando. Inilah alasan jatuhnya Gus Dur.
  • Aduh pegelll euy…istirahat dulu ya bentar…(Ini saya yg pegel bukan TB) :p.
  • Gus Dur akhirnya diberhentikan melalui TAP MPR karena  tidak menjawab memorandum DPR, tidak hadir panggilan DPR, dan mengeluarkan Dekrit Presiden.
  • Isi Dekrit Presiden Gus Dur : Membekukan DPR/MPR, Pemilu percepat 1 tahun, Bubarkan Golkar.

Seumur-umur baru beliau Presiden yg bisa “segila” ini. Silahkan dipelajari lagi dari sumber-sumber lain jika meragukan apa yg disampaikan beliau. Ingat, bahwa sejarah itu sangat Subjektif.

2. Kemenangan Indonesia di AFF Suzuki Cup 2012.

Hasil kemenangan 1-0 atas Singapura pada laga kedua ini sungguh jadi pemberi asa buat seluruh bangsa, setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan laos pada laga pertama. Gol indah dari tendangan bebas Andik Virmansyah semalam mirip dengan gol Ronaldinho ke gawang David Seaman pada gelaran Piala Dunia 2002.

Kini mereka bersiap menghadapi musuh bebuyutan Malaysia di laga akhir penyisihan grup, tidak ada kata lain selain harus memenangkan pertandingan untuk mengamankan 1 tiket di Semifinal dan juga mengirim Malaysia ke bangku stadion untuk jadi penonton di negerinya sendiri :D.

3. Mendadak Capres ala @MataNajwa.

Saya cekikikan bercampur gemas melihat tayangan acara Mata Najwa kemarin malam. Raja Dangdut Rhoma Irama yg mengeluarkan wacana untuk maju pada pemilihan Presiden 2014 nanti, di undang oleh sang tuan rumah Najwa Shihab untuk di “wawancarai” :D. Berbagai pertanyaan mulai dilontarkan oleh Nana, mulai dari pertanyaan mendasar tentang apa visi & misi, lalu diberi studi kasus ringan tentang major problem di Indonesia, sampai pertanyaan pribadi mengenai apakah dia ber-poligami, semuanya tidak bisa dijawab dengan tepat. Jawabannya selalu lari kemana2, muter2 tak jelas sehingga menghabiskan durasi. Akhirnya Nana pun tak bisa mengambil kesimpulan di akhir wawancaranya :D.

Semua orang di twitter menertawakannya, mencacinya, bahkan saya pun sampai ingin rasanya menjambak rambutnya. Dari dulu masih jadi pertanyaan dalam diri saya tentang keaslian rambutnya, karena terlihat hanya menempel seadanya :D.

Saya menghormati kredibilitas beliau dalam bermusik dangdut, no wonder dia dijuluki sebagai Raja Dangdut. Hal ini bahkan sampai menyebabkan Alm. Meggy Z. sakit gigi tiada henti. Kau memang sungguh terlalluuuuu….

Saya rasa ada baiknya untuk mau mengukur kapasitas & kualitas diri sendiri dulu, kepada siapa saja yang memang berkeinginan untuk menjadi Presiden. Seperti nasihat yang pernah saya baca di blog nya Pandji Pragiwaksono (@pandji) berikut :

“Jika kalian ingin berpolitik maka haruslah kalian memiliki passion & keompetensi berpolitik, tidak bisa salah satunya saja”.

Semoga Tuhan YME memberikan penglihatan yg luas kepada masyarakatnya dalam menentukan pilihan untuk Pemimpin yg Amanah di 2014 nanti. Amin :).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s