Review Hotel : Whiz Hotel Semarang

For the first time I will review a hotel in my blog, semoga berlanjut untuk hotel-hotel lain di trip berikutnya. Dan hotel pertama yg mendapatkan kehormatan di review adalah Whiz hotel Semarang (Jl. Kapt Piere Tendean, No.9).

Pada saat memastikan untuk mengunjungi Semarang, langsung buka app Booking.com untuk cari hotel yg sesuai (jarak, kualitas, dan kantong). Aplikasi gratis ini bisa di unduh di App Store dan Google Play. Keuntungan dari applikasi ini adalah, kita bisa booking dulu & bayar belakangan, dan yang paling penting mereka tidak mengenakan biaya tambahan apapun untuk setiap transaksi yg kita lakukan. Jadi unduh & booking hotel tujuan mu sekarang.

Berhubung lokasi acara pernikahan sahabat di langsungkan di sebuah hotel, jadi coba untuk cek harga di hotel itu dulu. Tapi ternyata harganya lumayan mahal untuk gue yg cuma traveling sendiri. Masa udah sendiri terus cuma di hotel aja. Lalu ada dua hotel lain yg memiliki konsep kurang lebih sama & lokasinya berdekatan, yaitu Whiz dan Amaris hotel. Untuk yg seneng ke toko buku, maka Amaris lah juaranya. Karena toko buku Gramedia berada di gedung yang sama dengan mereka. Tapi Gramedia mah di Jakarta juga banyak kan, jadi mari kita hapus Amaris dari list, hehehee.

Berikutnya ada Whiz hotel, harga per malamnya (saat itu) lebih murah dibanding Amaris, kemudian dominasi warna hijau di ruangan hotel bikin penampilannya lebih cerah. Juga Whiz hotel ini jaringan hotelnya International lho, jadi kualitas so pasti tidak perlu diragukan lagi.

Lorong Hotel yang cerah
Lorong Hotel yang cerah

Dan yg paling yahud adalah lokasinya strategis banget. Dari Stasiun Semarang Poncol yang jadi tempat berhenti kereta ekonomi cuma 10 menit. Lalu dekat dengan lokasi wisata & kuliner khas Semarang, kawasan Pecinan yg terkenal dengan pasar malam Semawis nya cuma berjarak sekitar 15 menit naik becak, dan yg paling oke adalah salah satu mall terbesar di Semarang (Paragon Mall) persis ada di seberang hotel. Ciamiiikk!

Saat sampai Semarang tadinya mau jalan kaki aja dari stasiun Poncol ke hotel karena saat check di maps jaraknya gak terlalu jauh. Tapi berhubung sampai Semarang sudah jam 2 siang, dan saat itu cuaca juga lagi panas2nya jadi diputuskan untuk naik becak. Berhubung jarak yg dekat, jadi baru duduk sebentar sambil nikmatin semilir angin, ehh udah sampai aja. Lalu berapa ongkos becaknya? Gak pasti karena si abang becak hanya akan bilang “terserah aja”. Lha kita kan jadi bingung mau kasih berapa, jadi akhirnya gue bayar 20rb yg ternyata menurut orang sana itu kemahalan, 10rb juga cukup katanya. Tapi gak papalah, gak sering2 juga kesini, juga itung-itung sedekah.

Lobby hotelnya simple, bersih, adem, dan ada dua PC dengan fasilitas free internet yg bisa digunakan sepenuhnya untuk tamu. Juga diputarkan lagu2 instrumental Jawa yang bikin hati tenteram. Lebih enak lagi sih seandainya dikasih welcome drink & cold towel juga. Marukk, hahahaha!

Lobby Hotel
Lobby Hotel

Setelah proses check in selesai, langsung menuju lift untuk ke kamar di lantai 2. Liftnya juga keren, karena tombolnya sudah touch screen (another plus point). Begitu masuk kamar langsung rebahan di kasur, tapi agak kecewa karena sinyal wiFi tidak sampai ke kamar, padahal mau facetime-ing sama anak & istri 😦 . Kamarnya pun ada connecting door, jadi cocok untuk rombongan/keluarga yang biasanya gak mau pisah kamar, tapi maunya cari yang murah. :p

Ada yg lucu begitu masuk kamar, closetnya terpisah dari bathroom. Baru ini gue ngeliat budget hotel dengan konsep begini, entah apa alasannya. Jadi buat yg wajib di iringi suara gemericik air saat pup (like me) ini agak mengganggu, hahahaha. Oiya ada wastafel juga, jadi cocok untuk yang bawa bayi dan mau memandikan anaknya di wastafel, Hahahaha.

Bathroom terpisah
Bathroom terpisah
Closet (ada sprinkel nyah..)
Closet (ada sprinkel nyah..)
Minimalis
Minimalis
Wastafel plus handsoap
Wastafel plus handsoap

Kualitas ranjangnya bagus untuk ukuran budget hotel, dan di lengkapi meja kerja plus dua lampu baca di sisi tempat tidur yg jadi bikin tambah nyaman. Layar TV nya standar LCD dengan ukuran 22″ (kalau gak salah), pilihan channelnya lumayan banyak walau tidak ada saluran olahraga khusus, dan untuk film hanya ada HBO. Yang mengejutkan lagi adalah compliment air mineral nya merk Aqua, tidak seperti budget hotel lainnya.

Bed & Linen nya juara
Bed & Linen nya juara
Nyaman
Nyaman

Yang paling keren adalah gue dapet gratis nginep disini, karena dijamu sama sahabat gue yang nikahan itu. Hahahaha.

So, apakah akan balik lagi menginap di Whiz hotel jika ke Semarang? Yes, for sure. So, if you would like to visit Semarang in the near future, I recommended this hotel. If I should rate (0-10), I give 8 for Whiz Hotel Semarang.

If you need more information or would like to book the hotel directly, see below for the details.

Whiz Hotel Semarang

Jl. Kapt. Piere Tendean, No.9, Semarang.

Phone : +024-3566 999

Happy traveling and enjoy Semarang.

3 Comments Add yours

  1. emma says:

    Kayaknya yg murah dan rekomen buat solo traveler cuman ini di semarang

    1. dewajakiasta says:

      Iya banget. Lokasinya juga deket kemana2. Happy traveling, terima kasih sudah mampir. 😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s